Kemahasiswaan

PROFIL BAGIAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS PATTIMURA
homepage: kemahasiswaan.unpatti.ac.id


Kesepakatan Indonesia pada AFTA, APEC, dan WTO mengharuskan kita mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dengan bangsa lain di muka bumi. Sementara berbagai krisis yang melanda dalam beberapa tahun terakhir ini, telah melemahkan kekuatan utama bangsa, yaitu persatuan dan kesatuan. Oleh sebab itu Direktorat Kemahasiswaan yang berfungsi menunjang kegiatan kurikuler melalui kegaitan ekstra kurikuler, harus mengembangkan program yang dapat memberi pemahaman kepada mahasiswa (sebagai peserta didik) bahwa pluralisme adalah kekutan bangsa dan bahwa sebagai calon pemimpin, penguasaan ilmu tidaklah cukup bilamana tidak diikuti oleh kerendahan hati dan jiwa kemandirian.

Mengacu pada paradigma baru pendidikan tinggi yang mendudukan mahasiwa sebagai subyek pendidikan, maka program kemahasiswaan dikembangkan dengan mempertimbangkan mahasiswa sebagai individu, warga negara dan warga kampus. Sebagai seorang individu, mahasiswa mempunyai sikap, kepribadian, perasaan dan pemikiran sendirim sedangkan sebagai seorang warga negara mahasiswa mempunyai kewajiban untuk membaktikan kemampuan dan keahlian yang dimilikinya bagi kemajuan bangsa dan negara, dan sebagai warga kampus didalam melaksanakan perannya mahasiswa harus mencerminkan sikap seorang intelektual yang mampu menyampaikan pemikirannya secara koseptual dan secara profesional bertanggungjawab atas tindakannya.

Memperhatikan uraian di atas, maka dengan tetap melaksanakan tiga fungsi pendidikan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat), program kemahasiswa ditekankan pada upaya untuk:

1. Peningkatan wawasan kebangsaan;

2. Peningkatan kemampuan dan keahlian, dan;

3. Peningkatan kemandirian.

Secara garis besar program-program yang dikembangkan bagi mahasiswa dapat dikelompokkan ke dalam 4 besaran, yaitu:

1. Penalaran.

2. Minat dan Bakat.

3. Kesejahteraan.

4. Peningkatan kualitas kemahasiswaan.