ProDi S2 Ilmu Adm. Publik

Profil Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran
Universitas Pattimura menyelenggarakan Program S2 Ilmu Administrasi Publik dengan berlandaskan pada visi “ Menjadi Program Studi S2 yang unggul dalam bidang administrasi publik, melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkarakter, responsif, dan adaptif terhadap tuntutan kebutuhan sumber daya manusia serta kearifan lokal yang bercirikan kepulauan yang diakui secara nasional maupun internasional”.

Untuk mencapai visi tersebut, maka misi yang akan dilaksanakan adalah: 1) Menyelenggarakan pengelolaan program studi S2 Administrasi Publik secara profesional dan akuntabel; 2) Menyelenggarakan pendidikan program S2 Ilmu Administrasi Publik dengan kurikulum berbasis kompetensi dan berstandar nasional yang fleksibel sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pengguna (user); 3) Melaksanakan kerjasama dengan berbagai institusi dan stakeholders guna merespons tuntutan kebutuhan dinamika perbaikan lingkungan bagi perwujudan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan; 4) Menyelenggarakan penelitian dasar ataupun terapan yang berorientasi kepada kepentingan akademik, publik, dan stakeholders.

Pencapaian visi dan misi tersebut berorientasi pada tujuan yakni : 1) Menciptakan sistem pengelolaan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik yang efisien, efektif, dan akuntabel sehingga dapat meningkatkan pencitraan publik; 2) Menghasilkan lulusan Program Studi S2 Ilmu Asministrasi Publik yang berkualitas dan kompeten; 3) Menghasilkan produk penelitian yang berkualitas berupa publikasi ilmiah yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Sasaran penyelenggaraan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik adalah sebagai berikut:

  1. Sasaran dalam bidang pendidikan dan pengajaran, meliputi: (a) Peningkatan kualitas staf dosen dengan mengikutsertakan dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan, pertemuan ilmiah, pemagangan, dan studi lanjut, (b) Peningkatan kualitas lulusan dan mempercepat masa studi mahasiswa melalui seminar, diskusi, matrikulasi, dan pertemuan ilmiah, (c) Peningkatan fasilitas belajar dan mengoptimalkan pemanfaatannya.
  2. Sasaran dalam bidang penelitian, meliputi: (a) Peningkatan kualitas dosen melalui kegiatan penelitian bidang pendidikan ilmu administrasi publik, (b) Mengupayakan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam bidang penelitian.
  3. Sasaran dalam bidang pengabdian kepada masyarakat menyangkt dengan peningkatan layanan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk desiminasi hasil-hasil penelitian dosen dan mahasiswa.

SUMBER DAYA MANUSIA
A. Dosen
Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik memiliki tenaga pengajar/Dosen tetap yang merupakan dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura, sedangkan tenaga pengajar/Dosen tamu (quest lecturer) berasal dari luar Universitas Pattimura yang mempunyai kualifikasi sesuai dengan mata kuliah yang diampuh.Tenaga pengajar dapat dilihat pada tabel 1 sebagai berikut:

Tabel 1. Dosen Tetap Program Studi

NO

NAMA DOSEN TETAP

NIDN

TGL LAHIR

JABATAN AKADEMIK

PENDIDIKAN

ASAL PT

KOMPETENSI

1

2

3

4

5

6

7

8

1

Dr.M.A.Rahawarin,MS

0001125805

01-12-1958

Lektor Kepala

S1

S2

S3

UNPATTI

UGM

UNHAS

Adm Negara

Adm Negara

Adm Publik

2

Dr.Arifin Tapi Oyihoe,M.Si

0006086014

06-08-1960

Lektor Kepala

S1

S2

S3

UNPATTI

UNHAS

UNHAS

Adm Negara

Adm Negara/Pemb

Adm Publik

3

Dr.H.V.R.Pattimukay,S.Sos,M.Si

0015097008

15-09-1970

Lektor

S1

S2

S3

STIA TRINITAS

UNPAD

UNPAD

Adm Negara

Adm Negara

Adm Negara

4

Dr.Tehubijuluw Zacharias,S.Sos,M.Si

1218035801

18-03-1958

Lektor Kepala

S1

S2

S3

STIA TRINITAS

UNHAS

UNHAS

Adm Negara

Adm Negara/Pemb

Adm Publik

5

Dr.Laurens Samson,M.Si

1227015601

27-01-1956

Lektor Kepala

S1

S2

S3

UNPATTI

UNHAS

UNHAS

Studi Pembangunan

Adm Negara/Pemb

Adm Publik

6

Dr.Nataniel Elake,M.Si

26-11-1956

Lektor Kepala

S1

S2

S3

UNPATTI

UNHAS

UNHAS

Adm Negara

Adm Negara/pemb

Adm Publik

Tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah dosen tetap yang ada pada Program Studi Administrasi Publik FISIP Unpatti Ambon telah memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang telah ditetapkan. Adapun dosen tamu dapat dilihat pada Tabel 2:

Tabel 2. Daftar Dosen Tamu

NO

NAMA DOSEN TAMU

NIDN

TGL LAHIR

JABATAN AKADEMIK

PENDIDIKAN

ASAL PT

KOMPETENSI

1

2

3

4

5

6

7

8

1

Prof.Dr.Hasselman,M.Si.

0020095605

23-09-1956

Guru Besar

S1

S2

S3

UNHAS

UNHAS

UNHAS

Ilmu Administrasi Negara

Administrasi Pembangunan

Ilmu Sosial

2

Prof. M. Rusdi,M.Si.

0001037002

01-03-1970

Guru Besar

S1

S2

S3

UNHAS

UNHAS

UNHAS

Administrasi

Administrasi Publik

Administrasi Publik

B. Tenaga Administrasi dan Penunjang Akademik
Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik memiliki tenaga administrasi dari Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang bertugas mengurus administrasi dan penerimaan mahasiswa. Sementara tenaga administrasi yang berkaitan dengan urusan akademik berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura. Begitu pula dengan tenaga penunjang akademik seperti laboran dan teknisi menggunakan tenaga yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura. Tenaga administrasi dan penunjang akademik Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik ditunjukkan pada tabel sebagai berikut.

Tabel 3. Daftar Tenaga Administrasi dan Penunjang Akademik

NO

NAMA

PENDIDIKAN

BIDANG PEKERJAAN

KOMPETENSI

1

2

3

7

8

1

Nabila Soasiu,S.Sos

Strata 1

Administrasi

Administrasi

MAHASISWA
A. Teknis Penerimaan Mahasiswa
Penerimaan mahasiswa baru adalah proses dimulainya kegiatan pra akademis di lingkungan program pascasarjana Universitas Pattimura yang dilaksanakan pada setiap tahun ajaran baru meliputi kegiatan : (a) Pendaftaran; (b) Seleksi berkas; (c) Penyelenggaraan seleksi saringan masuk; (d) Evaluasi seleksi calon mahasiswa; (e) Penetapan dan pengumuman hasil ujian saringan masuk; (f) Registrasi/pendaftaran ulang; (h) Matrikulasi.

Strategi utama yang dijabarkan dalam sasaran dan tujuan penerimaan mahasiswa baru adalah menjaring calon mahasiswa yang berkualitas, sehingga diharapkan proses belajar mengajar dapat lebih terarah dan terlaksana dengan baik. Pendaftaran pada setiap penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan melalui jalur seleksi umum (reguler).

Pelaksanaan penerimaan yang dijalankan melalui beberapa aspek yang ditetapkan, yaitu:

Kepanitiaan
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru, dibentuk panitia penerimaan mahasiswa baru untuk menangani beberapa kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pattimura. Untuk kegiatan-kegiatan teknis kepanitiaan terdiri dari pengelola Program Pascasarjana, pengelola program studi, dan staf kependidikan. Kegiatan-kegiatan teknis tersebut terdiri dari : (1) kegiatan pendaftaran mahasiswa baru, seleksi berkas, penetapan dan pengumuman hasil ujian saringan masuk, dan redistrasi/pendaftaran ulang merupakan kewenangan Program Pascasarjana Universitas Pattimura; (2) Kegiatan penyelenggaraan seleksi saringan masuk, evaluasi hasil seleksi calon mahasiswa dan kegiatan matrikulasi merupakan kewenangan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik.

Pendaftaran
Tahapan penerimaan mahasiswa baru untuk setiap tahun akademik baru dimulai pada semester ganjil, dengan rincian sebagai berikut : (1) Pendaftaran calon mahasiswa baru (Bulan Juni); (2) Seleksi berkas (Minggu pertama Bulan Juli); (3) Penyelenggaraan seleksi melalui ujian tes tertulis dan wawancara (Minggu ketiga Bulan Juli); (4) Pengumuman hasil seleksi (Minggu pertamabulan Agustus); (5) Kegiatan matrikulasi selama tiga Minggu (Minggu kedua, ketiga, dan keempat bulan Agustus); (5) Kegiatan kuliah perdana semester ganjil (Minggu ketiga Bulan September).

Persyaratan
Persyaratan bagi para calon mahasiswa baru memenuhi ketentuan sebagai berikut : (1) Lulusan pendidikan sarjana Ilmu Asministrasi Publik atau lulusan sarjana pada disiplin ilmu lainnya yang relevan; (2) Memiliki IPK minimal 2, 75 (dua koma tujuh puluh lima); (3) Lulus seleksi masuk yang dilaksanakan oleh Program Pascasarjana Universitas Pattimura; (4) Mendapatkan rekomendasi akasemik dari 2 orang dosen yang memiliki kompetensi; (5) Bagi yang bekerja, diwajibkan membawa izin tertulis (resmi) dari instansi tempat bekerja; (6) Surat keterangan tentang sumber pembiayaan studi selama mengikuti Program Magister; (7) Kemampuan bahasa Inggris (syarat output) dengan nilai TOEFL 450 (empat ratus lima puluh); (8) Surat keterangan tentang sumber pembiayaan studi, termasuk biaya penelitian selama mengikuti Program Magister; (9) Persyaratan lain dapat diketahui pada saat pendaftaran; (10) taranskip dan Ijazah harus dilegalisir oleh perguruan tinggi asal, bagi ijazah luar negeri harus sudah memperoleh penyesuaian dari DIKTI.

Prosedur Pendaftaran
Untuk prosedur pendaftaran calon mahasiswa baru mengisi formulir pendaftaran yang dapat diperoleh pada program pascasarjana Universitas Pattimura dengan biaya pendaftaran.

Lokasi pendaftaran
Lokasi tempat pendaftaran (tempat pengambilan formulir) berada pada Sekretariat Program Pascasarjana Universitas Pattimura, d/a. Jl. Dr. Latumeten, (Kampus PGSD) Tlp. (0911) 311803 – Ambon dan pembayaran pendaftaran melalui Bank Mandiri Cabang Pembantu Mardika ke rekening Rektor Universitas Pattimura.

Pelaksanaan Ujian Saringan Masuk
Pelaksanaan seleksi saringan masuk dan evaluasi hasil seleksi dilaksanakan di gedung kuliah Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang dilakukan oleh pengelola program studi.

Tatacara Seleksi Masuk, Evaluasi Hasil dan Penetapan Calon Mahasiswa
Untuk tahapan ini dilakukan oleh pengelola program studi dengan cara sebagai berikut : (1) jalur seleksi umum, dilakukan tes tertulis dan wawancara. Untuk seleksi ini para calon mahasiswa yang lazim berasal dari beberapa kalangan seperti birokrat atau PNS, dosen, maupun masyarakat umum. Tahapan wawancara pada seleksi umum terkait dengan sumber dana pembiayaan dan motivasi calon mahasiswa; (2) tahapan evaluasi hasil seleksi dilakukan oleh pengelola program studi berdasarkan rekapitulasi hasil tes seleksi; (3) rapat pimpinan pengelola dan Program Pascasarjana merumuskan dan memutuskan hasil seleksi untuk menentukan kelulusan calon mahasiswa baru; (4) pengumuman hasil seleksi dilakukan oleh Program Pascasarjana; (5) mahasiswa baru melakukan kegiatan registrasi.

A. Kurikulum Operasional dan Kualifikasi Kompetensi Keluaran
Penyelenggaraan Program Studi S2 Administrasi Publik mendasari pada kurikulum operasional pendidikan sebagai faktor yang menentukan bagi penyelenggaraan program dan berperan penting dalam mewujudkan kompetensi yang dihasilkan, sehingga akan menarik peminat untuk mengikuti program yang ditujukan. Kurikulum yang dirancang sesuai degan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dunia kerja, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pengguna sehingga kompetensi lulusan yang diharapkan dapat tercapai.

Kompetensi umum lulusan yang diharapkan dari Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik adalah sebagai berikut:

  1. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan di bidang ilmu administrasi publik dalam perspektif yang lebih luas dan mendalam untuk kemajuan pendidikan.
  2. Mampu merumuskan pendekatan konseptual, teoritis, metodologis, dan analisis ilmiah terhadap pemecahan masalah publik yang berkembang dari isu-isu aktual dalam lingkup ilmu administrasi publik.
  3. Mampu meningkatkan kemampuan ilmiah melalui penelitian dan pengembangan pendidikan sesuai dengan tuntutan pengembangan ilmu administrasi yang bersifat dinamis untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan publik.

Kompetensi khusus lulusan yang diharapkan dari Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik ditunjukkan dalam tabel 5 sebagai berikut.

Tabel 5. Kompetensi Lulusan Progaram Studi S2 Ilmu Administrasi Publik

No

Jenis Kompetensi

Kompetensi Lulusan

I

Kompetensi Utama

Mampu melakukan penelitian dan pengembangan ilmiah secara profesional dalam menyoroti dan memecahkan masalah asministratif, kelembagaan, kebijakan, dan pelayanan publik.

Mampu meneliti, mengkaji, dan menganalisis masalah publik dan pembangunan yang dapat memberikan kontribusi bagi perumusan, implementasi dan evaluasi kebijakan yang berorientasi pada kepentingan publik dan kemajuan pembangunan.

Mampu melakukan evaluasi terhadap program-program pembangunan melalui lembaga pemerintah, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.

Mampu berpartisipasi dan berkontribusi aktif dalam dalam pelaksanaan program-program pelayanan publik dan pembangunan masyarakat melalui lembaga pemerintah, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi..

Mampu melakukan pengukuran dan pengujian atas program-program pemerintah yang dijalankan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat melalui lembaga pemerintah, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.

Mampu mengimplementasikan keilmuan yang dimiliki secara efektif dalam proses pembelajaran di Perguruan Tinggi.

II

Kompetensi Pendukung

Mampu mewujudkan keterlibatan langsung dalam proses monitoring setiap pelaksanaan program-program pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Mampu mendesiminasikan hasil penelitian dan pengembangan yang terkait dengan masalah administrasi publik kepada masyarakat dan dunia akademisi.

Mampu berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program-program pemerintah, pelayanan, dan pembangunan masyarakat.

Kompetensi lulusan yang tetapkan dalam pencapaiannya terletak pada Kurikulum Operasional Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik yang diterapkan dalam pembelajaran, secara terperinci ditunjukkan dalam Tabel 6 sebagai berikut.

Tabel 6. Kurikulum Operasional Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik

No

Mata Kuliah

Kode Mata Kuliah

SKS

Semester

1.

Teori Administrasi Publik

MPA 5101

3

I

2.

Teori Organisasi

MPA 5102

3

3.

Kebijakan Publik

MPA 5103

3

4.

Teori Pembangunan

MPA 5104

3

5.

Kepemimpinan

MPA 5105

3

6.

Manajemen Sumber Daya Manusia

MPA 5106

3

7.

Analisis,implementasi dan Evaluasi Kebijakan Publik

MPA 5201

3

II

8.

Ekonomi Politik

MPA 5202

3

9.

Metode Penelitian Administrasi

MPA 5203

3

10.

Administrasi Keuangan Publik

MPA 5204

2

11.

Administrasi Pemerintahan Daerah

MPA 5205

3

12.

Penyusunan Proposal Tesis

MPA 5301

5

I,II dan III

13.

Seminar

MPA 5302

5

III

14.

Penelitian dan Penulisan Tesis

MPA 5303

20

III dan IV

15

Karya Ilmiah

MPA 5304

10

IV

Jumlah

72

Kurikulum Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik yang diterapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Tabel di atas, menunjukan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik mensyaratkan jumlah satuan kredit semester (SKS) sebanyak 72 SKS. Pada semester I dan semester II untuk matakuliah umum dan mata kuliah keahlian yang bersifat wajib berjumlah 32 SKS. Pada semester III dan IV jumlah SKS yang harus dipenuhi sebanyak 40 SKS yang terdiri dari penyusunan proposan tesis,seminar,penelitian dan penulisan tesis serta karya ilmiah. Selanjutnya Silabus Mata Kuliah,Garis Besar Program/Rencana Pembelajaran,Satuan Acara Pembelajaran serta Kontrak Kuliah pada semester 1 dan semester 2 dapat dilihat pada lampiran i sampai dengan lampiran xiii pada laporan ini.

B. Rujukan Program Yang Digunakan
Penyelenggaraan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik merujuk pada Pedoman Pascasarjana Universitas Pattimura meliputi pengelolaan administrasi, penerimaan mahasiswa, dan akademik. Penerapan dan pengembangan pendidikan melalui kurikulum operasional dan proses pembelajaran yang mengacu pada standar nasional yang lazim digunakan pada berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penentuan dan penggunaan tenaga penggajar merujuk pada kualifikasi yang dipersyaratkan pada SK Direktur Jenderal pendidikan tinggi departemen pendidikan nasional republik indonesia No. 108/DIKTI/Kep/2000 untuk pelaksanaan program studi S2.

MANAJEMEN MUTU
A. Manajemen Mutu Akademik
Penyelenggaraan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik dilaksanakan dengan mengedepankan manajemen mutu akademik yang berlangsung pada semua tahapan, mulai dari input, proses, dan output. Manajemen mutu pada input meliputi penetapan kriteria calon peserta didik, kurikulum yang mengacu kepada kebutuhan pasar, sumber belajar, fasilitas untuk proses belajar mengajar. Sementara penjaminan mutu pada proses meliputi seleksi penerimaan, proses belajar mengajar, mekanisme bimbingan serta proses evaluasi keberhasilan. Sedangkan penjaminan mutu outcome meliputi daya serap lulusan, waktu tunggu, dan kepuasan stakeholder terhadap proses pendidikan.

B. Manajemen Mutu Calon Peserta Didik
Manajemen mutu calon peserta didik dalam seleksi penerimaan dengan ketentuan sebagai berikut:

  • IPK Program Sarjana minimal 2,75.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru meliputi tes potensi akademik (TPA) dengan skor minimal 400 dan skor TOEFL minimal 450, serta wawancara.

C. Manajemen Mutu Kurikulum
Manajemen mutu kurikulum dalam penerapannya berorientasi pada kurikulum nasional, yakni :

  1. Penerapan kurikulum berbasis kompetensi yang fleksibel dan mengacu pada kebutuhan pasar serta tuntutan global.
  2. Penempatan mata kuliah yang menggambarkan urutan yang sistematis.

D. Manajemen Mutu Sumber Belajar
Manajemen mutu sumber belajar mengacu pada beberapa ketentuan yang dimaksud sebagai berikut :

  1. Kualifikasi dosen adalah S3.
  2. Tersedianya referensi buku ajar yang terbaru sesuai dengan bidang ilmu yang dikaji.
  3. Tersedianya jurnal ilmiah minimal tiga jurnal berkala untuk tiap bidang ilmu yang dikaji.
  4. Tersedianya perpustakaan termasuk fasilitas internet,
  5. Tersedianya tempat praktik yang memenuhi syarat untuk mencapai kompetensi.

E. Manajemen Mutu Fasilitas Pendidikan
Manajemen mutu fasilitas pendidikan terfokus pada kelengkapan fasilitas yang digunakan untuk proses perkuliahan, yakni:

  1. Tersedianya ruang belajar yang kondusif.
  2. Tersedianya alat dan media pembelajaran yang mutakhir.
  3. Tersedianya sarana pendukung pembelajaran yang memadai (administrasi, kantin, dll.).
  4. Tersedianya laboratorium pembelajaran yang memadai.

F. Manajemen Mutu Proses Pembelajaran
Manajemen mutu proses pembelajaran mengacu pada beberapa ketentuan pokok sebagai berikut:

  1. Tingginya prosentasi kehadiran dosesn dan mahasiswa.
  2. Bervariasinya penggunaan metode pembelajaran.
  3. Pembimbingan mahasiswa yang intensif oleh dosen.

G. Manajemen Mutu Keluaran
Manajemen mutu keluaran menekankan pada hasil lulusan sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. IPK Lulusan yang lebih dari tiga, minimal 75 persen.
  2. Lebih dari 75 persen bisa menyelesaikan studi dalam waktu dua tahun.
  3. Hasil penelitian harus dapat dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi.

H. Manajemen Mutu Dampak Lulusan (outcome)

  1. Manajemen mutu dampak lulusan yang menjadi orientasi bagi penyerapannya antara lain:
  2. Tingginya kepuasan pengguna (stakeholder) terhadap kinerja dan kompetensi lulusan.
  3. Waktu tunggu lulusan sampai mendapat pekerjaan kurang dari enam bulan.
  4. Daya serap lulusan 100 persen.

UPAYA KEBERLANJUTAN
Upaya untuk menjamin keberlanjutan (Sustainabillity) program studi ini, dilakukan khususnya dalam hal:

Upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa:

  1. Penyebaran leaflet/brosur program studi ilmu administrasi publik melalui alumni S1 administrasi publik.
  2. Hubungan baik yang telah terjalin selama ini dengan beberapa instansi pemerintah memberikan potensi bagi keberlanjutan penerimaan mahasiswa baru program studi ilmu administrasi publik.
  3. Upaya peningkatan mutu manajemen:
  4. Melakukan rapat evaluasi program studi secara periodik (bulan, tahun) sebagai sarana evaluasi dan perencanaan perbaikan.
  5. Pengelolaan administrasi akademik yang tertib di program studi ilmu administrasi publik.
  6. Meningkatkan kualitas manajemen/pengelolaan program studi dengan melakukan peningkatan sumber daya baik dari dosen, tenaga kependidikan maupun sarana/prasarana secara terus menerus dan berkesinambungan.
  7. Jumlah dosen yang jumlahnya mencukupi dengan kualifikasi lulusan S3 serta guru besar akan dapat mendukung keberlanjutan pelaksanaan proses belajar mengajar pada program studi.

Upaya untuk peningkatan mutu lulusan:

  1. Upaya peningkatan penguasaan alat-alat analisis kuantitatif dan kualitatif dalam bidang ilmu administrasi publik yang dikembangkan melalui kurikulum sehingga dengan penguasaan alat analisis diharapkan berpikir dan analisis mahasiswa meningkat.
  2. Dosen pengampuh mata kuliah diberikan kebebasan dan himbauan untuk menyessuaikan referensi yang digunakan dalam proses belajar mengajar dengan kepustakaan yang terbaru sesuai dengan perkembangan ilmu, sehingga dapat mendukung upaya peningkatan mutu lulusan.
  3. Upaya untuk pelasanaan dan hasil kerjasama kemitraan:
  4. Kerjasama dan kemitraan yang selama ini dilakukan oleh program studi ilmu administrasi publik, yaitu kerjasama di bidang pendidikan bentuknya adalah pengiriman mahasiswa dengan besaiawa maupun tapa beasiswa dari instansi tertentu untuk studi lanjut pada program studi ilmu administrasi publik.
  5. Kerjasama di bidang penelitian dalam bentuk penyerahan pekerjaan penelitian oleh instansi tertentu atau penggunaan kepakaran dosen program studi ilmu administrasi publik untuk membantu penelitian di instansi/lembaga lain. Kerjasama dan kemitraan yang dijalin oleh program studi ilmu administrasi publik dilakukan dengan tidak ada bentuk naskah perjanjian kerjasama.

Upaya dan prestasi memperoleh dana hibah kompetitif:
Dana hibah kompetitif akan terus diupayakan pada tahun-tahun yang akan datang, diantaranya dengan upaya mendorong segenap civitas akademika untuk membuat proposal penelitian.

RENCANA PENGEMBANGAN
A. Rencana Induk Pengembangan Program
Rencana pengembangan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik terbagi atas rencana jangka pendek (1-3 tahun ke depan), jangka menengah (5-10 tahun ke depan), dan jangka panjang (15-25 tahun ke depan). Pada rencana jangka pendek pengembangan lebih diarahkan pada penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik. Pada rencana jangka menengah lebih difokuskan pada peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing. Rencana jangka panjang diarahkan pada peningkatan peran Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik ke arah pembukaan program doktor (S3) dalam mewujudkan Universitas Pattimura sebagai unievrsitas yang mampu bersaing dalam pembangunan pendidikan nasional. Rencana pengembangan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang yang disusun berdasarkan urutan tujuan, sasaran, strategi, program, dan indikator keberhasilan sebagai berikut.

B. Rencana Pengembangan Jangka Pendek
Tujuan dari rencana jangka pendek meningkatkan perluasan akses masyarakat untuk mengikuti pendidikan S2 Ilmu Administrasi Publik. Memperkuat tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik.

Sasaran rencana jangka pendek adalah meningkatkan jumlah mahasiswa berkualitas yang mengikuti pendidikan S2 Ilmu Administrasi Publik. Terwujudnya sistem penyelengaraan pendidikan yang efisien, efektif, dan akuntabel.

Strategi rencana jangka pendek, yaitu mengembangkan sistem penjaringan mahasiswa baru melalui promosi dan kerjasama. Mengembangkan struktur organisasi dan tata kelola (SOTK) yang efisien, efektif, dan akuntabel.

Program rencana jangka pendek, yaitu: 1) Melaksanakan promosi pendidikan S2 Ilmu Administrasi Publik kepada masyarakat dan menjalin kerjasama dengan stakeholder berdasarkan kesepahaman bersama; 2) Pengembangan aplikasi sistem informasi manajemen (SIM) administrasi keuangan, aset, dan kepegawaian melalui penerapan TIK; 3) Pengembangan sistem perencanaan, pengajuan, dan pelaporan keuangan melalui penerapan TIK; 4) Pengembangan aplikasi SIM akademik dan kemahasiswaan secara terpadu melalui penerapan TIK.

Indikator keberhasilan dari rencana jangka pendek, yang akan dicapai, yaitu: 1) Jumlah mahasiswa pertahun minimal 20 orang; 2) Terbentuknya SOTK dengan SIM terpadu; 3) Daya serap keuangan 100%; 4) Keluaran dokumen akademik dan kemahasiswaan 100%.

C. Rencana Pengembangan Jangka Menengah
Rencana pengembangan jangka menengah dari penyelenggaraan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik bertujuan meningkatkan mutu relevansi dan daya saing pendidikan.

Sasaran rencana pengembangan jangka menengah adalah tercapainya kualitas pendidikan S2 administrasi publik yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

Strategi rencana pengembangan jangka menengah yang akan diterapkan, yaitu: 1) Mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi; 2) Mengembangkan PBM sesuai dengan standar nasional; 3) Mengembangkan sistem pembimbingan; 4) Mengembangkan kualitas dan kompetensi pendidik; 5) Mengembangkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan; 6) Mengembangkan penelitian yang berorientasi pada produksi ilmiah, produk, dan paten.

Program rencana pengembangan jangka menengah yang akan diterapkan, yaitu: 1) Evaluasi dan pengembangan kurikulum; 2) Pengembangan PBM berbasis student centered learning ; 3) Pengembangan sistem pembimbingan melalui peningkatan frekuensi diskusi, seminar, dan pemberian tugas; 4) Peningkatan jumlah tenaga pendidik yang bergelar Doktor; 5) peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas pembelajaran dan penelitian; 6) Pengembangan kemampuan mahasiswa dalam penulisan karya tulis ilmiah; 7) pengembangan kegiatan presentasi hasil penelitian pada pertemuan ilmiah tingkat nasional; 8) Pengembangan penelitian secara efektif menghasilkan produk ilmiah yang paten.

Indikator keberhasilan rencana pengembangan jangka menengah yang akan dicapai, yaitu: 1) Kurikulum baru berbasis kompetensi sesuai standar nasional; 2) Jumlah mata kuliah dengan sistem student centered learning (dengan metode e-learning) 60 persen; 3) Persentase hasil penelitian setiap bulan; 4) Jumlah tenaga pendidik bergelar Doktor 100 persen; 5) Peralatan perkuliahan dan penelitian yang memadai; 6) Publikasi penelitian mahasiswa pada jurnal terakreditasi nasional satu karya tulis permahasiswa pertahun; 7) Presentasi hasil penelitian mahasiswa pada seminar nasional satu presentasi permahasiswa pertahun; 8) Satu produk penelitian ilmiah dan paten perdua tahun.

D. Rencana Pengembangan Jangka Panjang
Tujuan penyelenggaraan Program Studi S2 Ilmu Administrasi Publik sesuai dengan rencana jangka panjang, yaitu meningkatkan peran program ke arah pembukaan program doktor (S3) dalam rangka mewujudkan keunggulan Universitas Pattimura.

Sasaran rencana pengembangan jangka panjang adalah tercapainya kualitas Program Studi Magister (S2) dan Program Doktor (S3) Ilmu Administrasi Publik yang berkompeten dalam pendidikan.

Strategi rencana pengembangan jangka panjang yang diterapkan, yaitu : 1) Memperkuat PBM sesuai dengan standar nasional; 2) Memperkuat kualitas dan kompetensi pendidik; 3) Memperkuat kualitas dan kompetensi pendidik; 4) Mengembangkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan; 5) Memperkuat penelitian yang berorientasi kepada publikasi ilmiah nasional yang produktif dan paten.

Program rencana pengembangan jangka panjang yang akan diterapkan, yaitu : 1) Evaluasi dan pengembangan kurikulum; 2) Peningkatan pelaksanaan PBM berbasis student centered learning; 3) Peningkatan penerapan metode pembelajaran e-learning; 4) Peningkatan tenaga pendidik yang bergelar profesor; 5) Peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas pembelajaran dan penelitian; 6) Pengembangan gedung pascasarjana; 7) Peningkatan kerjasama penelitian dan publikasi bersama dengan perguruan tinggi lain; 8) Peningkatan kegiatan presentasi hasil penelitian pada pertemuan ilmiah tingkat nasional; 9) Peningkatan kerjasama penelitian dengan instansi pemerintah yang lebih diarahkan pada perolehan produk ilmiah yang paten; 10) Penguatan kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri terutama manca negara.

Indikator keberhasilan rencana pengembangan jangka panjang yang akan dicapai, yaitu : 1) Kurikulum baru berbasis kompetensi dan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi; 2) Jumlah mata kuliah dengan sistem student centered learning 100 persen: 2) Jumlah mata kuliah dengan metode e-learning 100 persen; 3) Jumlah tenaga pendidik yang bergelar Profesor 50 persen; 4) Peralatan perkuliahan dan penelitian yang memadai; 5) Satu buah gedung dengan ruang administrasi, ruang kuliah, dan laboratorium S2 administrasi publik yang memadai; 6) Publikasi penelitian mahasiswa pada jurnal terakreditasi nasional; 7) Presentasi hasil penelitian mahasiswa pada seminar nasional dua persentase pertahun; 8) Satu produk penelitian ilmiah dan paten pertahun dengan instansi pemerintah; 10) Kuliah tamu (guest lecturer) dua tamu pertahun.